2.3.8 Lain-Lain

Monografi: 

NIFEDIPIN

Indikasi: 

profilaksis dan pengobatan angina; hipertensi.

Peringatan: 

hentikan jika terjadi nyeri iskemik atau nyeri yang ada memburuk dalam waktu singkat setelah awal pengobatan; cadangan jantung yang buruk; gagal jantung atau gangguan fungsi ventrikel kiri yang bermakna (memburuknya gagal jantung teramati); hipotensi berat; kurangi dosis pada gangguan hati; diabetes mellitus; dapat menghambat persalinan; menyusui; hindari sari buah grapefruit (mempengaruhi metabolisme).

Interaksi: 

lihat lampiran 1 (antagonis kalsium).

Kontraindikasi: 

syok kardiogenik; stenosis aorta lanjut; kehamilan (toksisitas pada studi hewan); porfiria.

Efek Samping: 

pusing, sakit kepala, muka merah, letargi; takikardi, palpitasi; juga edema kaki, ruam kulit (eritema multiform dilaporkan), mual, sering kencing; nyeri mata, hiperplasia gusi; depresi dilaporkan; telangiektasia dilaporkan.

Dosis: 

angina dan fenomena Raynaud, sediaan konvensional, dosis awal 10 mg (usia lanjut dan gangguan hati 5 mg) 3 kali sehari dengan atau setelah makan; dosis penunjang lazim 5-20 mg 3 kali sehari; untuk efek yang segera pada angina: gigit kapsul dan telan dengan cairan.

Hipertensi ringan sampai sedang dan profilaksis angina: sediaan lepas lambat, 30 mg sekali sehari (tingkatkan bila perlu, maksimum 90 mg sekali sehari) atau 20 mg 2 kali sehari dengan atau setelah makan (awalnya 10 mg 2 kali sehari, dosis penunjang lazim 10-40 mg 2 kali sehari).

RILMENIDIN DIHIDROGEN FOSFAT

Indikasi: 

Hipertensi.

Peringatan: 

Harus dimonitor pada penderita yang baru mengalami penyakit kardiovaskular (stroke, infark miokard). Pada pasien dengan gagal ginjal tidak diperlukan dosis tambahan jika kreatinin klirens > 15 mL/menit. Hamil dan menyusui.

Interaksi: 

MAOI, antidepresan trisiklik.

Kontraindikasi: 

depresi berat, gangguan ginjal berat, hipersensitif.

Efek Samping: 

astenia, palpitasi, insomnia, mengantuk, lelah, sakit epigastrik, mulut kering, diare, ruam kulit, kaki tangan dingin, hipotensi postural, gangguan seksual, ansietas, depresi, pruritus, udema, kejang, mual, kontipasi, muka merah (hot flushes).

Dosis: 

1 tablet/hari pada pagi hari. Jika hasil tidak memuaskan setelah 1 bulan pengobatan, dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 tablet/hari (pagi dan malam) sebelum makan.