14.6 Perjalanan Internasional

Catatan. Untuk kemoprofilaksis malaria, lihat 5.5.1.

Tidak ada imunisasi khusus yang dibutuhkan untuk orang yang berkunjung ke Amerika, Eropa, Australia, atau Selandia Baru, walaupun semua yang bepergian harus memiliki kekebalan terhadap tetanus dan poliomielitis. Namun demikian, bepergian ke daerah tertentu seperti Afrika perlu perhatian khusus.

Pengunjung jangka panjang ke daerah yang mempunyai insiden tinggi poliomielitis atau tuberkulosis harus diimunisasi dengan vaksin yang tepat; dalam kasus poliomielitis, orang dewasa yang sudah diimunisasi dapat diberi dosis booster dengan vaksin poliomielitis yang diinaktivasi. Imunisasi BCG dianjurkan untuk mereka yang merencanakan untuk tinggal lebih dari 1 bulan (atau berkontak dekat dengan penduduk lokal) di Asia, Afrika, Amerika Tengah atau Selatan; lebih baik bila diberikan dalam 3 bulan atau lebih sebelum keberangkatan.

Imunisasi demam kuning dianjurkan untuk pengunjung daerah di Afrika dan Amerika Selatan.

Imunisasi terhadap meningokokal meningitis dianjurkan untuk beberapa daerah di dunia. Perlindungan terhadap hepatitis A dianjurkan untuk mereka yang bepergian ke daerah risiko tinggi di luar Eropa Utara dan Barat, Amerika Utara, Jepang, Australia dan Selandia Baru. Vaksin hepatitis A lebih dianjurkan, terutama untuk mereka yang sering bepergian atau tinggal lebih lama dari 3 bulan. Imunoglobulin normal dapat dipakai sebagai alternatif perjalanan yang singkat atau jarang. Imunoglobulin normal tidak diberikan secara rutin lagi tapi dapat diindikasikan untuk dengan gangguan sistem imun. Perhatian khusus harus diberikan pada kebersihan makanan.

Vaksin hepatitis B dianjurkan untuk mereka yang bepergian ke daerah yang prevalensi tinggi sebagai tenaga kesehatan, atau yang hendak tinggal di daerah tersebut dalam waktu yang lama sehingga berpotensi berisiko tinggi akibat kemungkinan kontak dengan alat-alat kesehatan. Mereka yang hanya tinggal sebentar atau yang tujuan bisnis tidak berisiko tinggi tetapi dapat berisiko sehubungan dengan prilaku seksual.

Imunisasi profilaktik terhadap rabies dianjurkan untuk wisatawan ke daerah enzootic untuk waktu yang lama ke daerah yang jauh dari fasilitas medik.

Vaksin tifus diindikasikan untuk mereka yang pergi ke negara tempat tifus bersifat endemik tetapi vaksin bukan pengganti untuk kehati-hatian perorangan.

Vaksin kolera tidak dipersyaratkan sebelum datang ke suatu negara tapi vaksin kolera oral dapat dipertimbangkan untuk yang bepergian ke daerah berisiko paling tinggi, contohnya tempat pengungsian. Kebersihan makanan harus benar-benar diperhatikan.

KEBERSIHAN MAKANAN. Di daerah dengan sanitasi rendah, kebersihan makanan yang penting untuk mencegah hepatitis A, tifus, kolera dan penyakit diare lain (termasuk traveller’s diarrhoea). Makanan harus disiapkan baru dan panas, dan sayuran mentah (termasuk greensalad) harus dihindari; hanya buah yang dapat dikupas yang boleh dimakan. Hanya air minum botol atau air kran yang sudah direbus, atau dibubuhi dengan sterilising tablet yang boleh diminum.