IMUNOGLOBULIN SPESIFIK

Imunoglobulin spesifik disiapkan dari plasma donor terpilih yang memiliki kadar tinggi dari antibodi spesifik yang diperlukan.

HEPATITIS B. Walaupun vaksin hepatitis B sekarang tersedia untuk mereka yang berisiko tinggi terkena infeksi spesifik, imunoglobulin hepatitis B (HBIG) dapat digunakan bersama vaksin hepatitis B untuk melindungi pegawai laboratorium dan personel lainnya yang tanpa sengaja terpapar virus hepatitis B, dan pada bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi virus ini sewaktu hamil, atau mereka yang merupakan karier risiko tinggi.

RABIES. Bila individu yang belum diimunisasi tergigit binatang di atau dari negara berisiko tinggi, maka tempat gigitan harus dibersihkan dengan air sabun dan kemudian imunoglobulin rabies spesifik asal manusia harus disuntikkan sebanyak mungkin dosis ke dalam dan sekitar luka. Vaksin rabies juga harus diberikan. (Keterangan lengkap lihat vaksin rabies).

TETANUS.Untuk luka yang rentan tetanus, imunoglobulin tetanus manusia (HTIG) harus diberikan, selain bahwa lukanya harus dibersihkan dan diberikan antibiotik serta vaksin tetanus, bila diperlukan.

VARISELA-ZOSTER. Imunoglobulin varisela-zoster (VZIG) dianjurkan untuk individu yang berisiko tinggi menderita herpes zoster yang parah dan yang tidak memiliki antibodi terhadap virus varisela-zoster dan mereka yang nyata terpajan dengan cacar air atau herpes zoster. Mereka dengan risiko yang meningkat termasuk neonatus dari wanita yang memperoleh varisela 7 hari sebelum sampai 7 hari setelah melahirkan, wanita yang terpajan pada tiap fase kehamilan, dan mereka yang imunosuppressed termasuk yang menerima kortikosteroid dalam waktu 3 bulan sebelumnya pada dosis ekuivalen prednisolon berikut: anak 2 mg/kg bb selama paling sedikit 1 minggu atau 1 mg/kg bb per hari selama 1 bulan, dewasa sekitar 40 mg sehari selama lebih dari 1 minggu.

Imunoglobulin sitomegalovirus diindikasikan untuk profilaksis bagi pasien yang menerima pengobatan imunosupresif.

Monografi: 

Imunoglobulin Rabies

Dosis: 

20 unit/kg bb, setengah disuntikkan secara injeksi intramuskular dan setengah melalui infiltrasi sekitar luka. Tersedia dari Bayer Corporation.

Keterangan: 

Lihat catatan di atas.

Imunoglobulin Tetanus

Dosis: 

secara injeksi intramuskular, profilaktik 250 unit, ditingkatkan hingga 500 unit bila lebih dari 24 jam berlalu atau bila ada risiko kontaminasi hebat. Terapeutik, 150 unit/kg bb (di beberapa tempat).

Keterangan: 

Lihat catatan di atas.