INTRAMUSKULAR

Imunoglobulin normal diberikan secara injeksi intramuskular untuk perlindungan para kontak yang rentan terhadap penularan virus hepatitis A (hepatitis yang menular), campak, dan mungkin rubela.

HEPATITIS A. Pengendalian hepatitis A tergantung dari kebersihan perorangan. Vaksin hepatitis A diperlukan oleh individu yang memiliki risiko terkena infeksi termasuk para pengunjung daerah endemis hepatitis A (semua negara kecuali Eropa Utara dan Barat, Amerika Utara, Jepang, Australia, dan Selandia Baru). Vaksin hepatitis A lebih diperlukan untuk mereka yang sering berkunjung ke negara endemis atau tinggal lebih lama dari 3 bulan. Imunoglobulin normal intramuskular tidak dianjurkan lagi pada profilaksis rutin untuk wisatawan tapi dapat diindikasikan untuk pasien dengan gangguan sistem imun jika respons antibodi terhadap vaksin tidak memadai. Imunoglobulin normal intramuskular bermanfaat untuk mencegah infeksi akibat kontak dengan individu yang telah dikonfirmasi hepatitis A atau pada individu yang berisiko tinggi yang terkena penyakit berat.

CAMPAK. Imunoglobulin normal dapat diberikan untuk profilaksis pada anak dengan kekebalan yang kurang baik (dan orang dewasa dengan kekebalan terganggu yang tak memiliki antibodi campak); harus diberikan segera setelah kontak dengan campak. Juga harus diberikan pada anak di bawah usia 12 bulan yang baru sakit berat dan perlu menghindari campak; kemudian vaksin MMR harus diberikan (setelah interval sedikitnya 3 bulan) pada usia imunisasi biasanya.

RUBELA. Imunoglobulin tidak mencegah infeksi pada seorang non imun setelah pemaparan dan tidak dianjurkan untuk perlindungan wanita hamil yang terpapar rubela. Namun, imunoglobulin ini dapat memperkecil kemungkinan serangan klinis sehingga mengurangi risiko pada janin. Hanya digunakan bila terminasi kehamilan tak diterima dan bila harus diberi sesegera mungkin setelah pemaparan. Follow up serologis penting. Untuk profilaksis rutin, lihat Vaksin Rubella.

TERAPI PENGGANTI. Imunoglobulin normal dapat pula diberikan secara intramuskular sebagai terapi pengganti, tetapi biasanya formulasi intravena (lihat kolom berikut) lebih disukai.

Monografi: 

Imunoglobulin Normal Manusia (HNIG)

Dosis: 

secara injeksi intramuskular dalam, Hepatitis A travel prophylaxis (di luar negeri 2 bulan atau kurang), 250 mg.ANAK di bawah usia 10 tahun 125 mg; travel prophylaxis yang lebih lama (di luar negeri 3-5 bulan, tetapi lihat catatan di atas) dan untuk mengendalikan wabah, 500 mg; ANAK di bawah usia 10 tahun 250 mg. Profilaksis campak, ANAK di bawah usia 1 tahun 250 mg, 1-2 tahun 500 mg, 3 tahun dan lebih 750 mg; untuk mengurangkan reaksi serangan campak, ANAK di bawah usia 1 tahun 100 mg, 1 tahun dan lebih 250 mg

Catatan: 

Injeksi imunoglobulin normal. Vial 250 mg; vial 750 mg.

Gammabulin (Immuno)

Dosis: 

secara injeksi intramuskular, Profilaksis hepatitis A, DEWASA dan ANAK 0.02-0.04 mL/kg bb; risiko pemaparan lebih besar, 0.06-0,12 mL/kg bbProfilaksis campak, 0.2 mL/kg bb; untuk mengurangi reaksi serangan, 0.04mL/kg bb.

Catatan: 

Injeksi imunoglobulin normal manusia. Vial 2 mL; vial 5 mL; vial 10 mL. Dosis untuk Gammabulin dinyatakan dalam volume.