VAKSIN MENINGOKOKUS

Vaksin polisakarida meningokokus yang terdiri dari serotipe A, C, W-135 dan Y sebaiknya diberikan bagi yang melakukan perjalanan ke suatu daerah berisiko terinfeksi meningokokus terutama untuk mereka yang akan bepergian ke daerah tertentu atau hidup atau bekerja dengan penduduk asli selama terjadi kejadian luar biasa (KLB).

Daerah berisiko terinfeksi strain W135 di Afrika meliputi Angola, Benin, Burkina Faso, Democratic Republic of Congo, Eritrea, Senegal, Mali, Niger, Chad, dan Sudan; seluruh daerah Gambia, Guinea, Togo, dan Benin; Southwest Ethiopia; bagian utara dari Sierra Leone, Liberia, Ivory Coast, Nigeria, Cameroon, Republik Afrika Tengah, Uganda, dan Kenya. KLB dapat terjadi di negara- negara di luar yang disebutkan tersebut. Saudi Arabia memberlakukan kewajiban untuk imunisasi vaksin tetravalent A,C, W135 dan Y bagi calon jemaah haji selama musim Haji dan umrah; termasuk untuk pengunjung lainnya walaupun sudah menerima vaksin konyugasi meningokokus grup C. Respons anak di bawah 18 bulan terhadap serotipe C pada vaksin polisakarida meningokokus tidak terkonyugasi tidak sebaik respons pada dewasa. Anjuran imunisasi kepada para kontak yang dekat dengan kasus meningitis meningokokal dan pengendalian ledakan wabah setempat dengan vaksin, lihat pedoman Ditjen P2PL, Depkes RI.

Kebutuhan imunisasi untuk staf laboratorium yang bekerja langsung dengan Neisseria meningitis ditentukan berdasarkan pertimbangan risiko.

Lihat bag 14.1 untuk kontraindikasi umum.

Efek Samping: Efek samping vaksin polisakarida meningokokus grup A, C, W135 dan Y adalah reaksi pada tempat penyuntikan dan yang sangat jarang adalah sakit kepala, urtikaria, ruam, demam dan drowsiness. Pernah dilaporkan adanya reaksi hipersensitivitas termasuk anafilaksis.

Monografi: 

MENINGOKOKUS A, C, W-135, Y

Indikasi: 

imunisasi aktif terhadap meningitis meningokokus karena meningokokus serogrup A, C, W-135, Y, pada dewasa dan anak usia lebih dari 14 tahun yang berisiko, contohnya mereka yang tinggal atau yang akan mengunjungi daerah epidemik atau endemik tinggi, dan pada mereka yang dekat dengan pasien meningokokus serogrup A, C, W-135, Y.

Peringatan: 

pemberian vaksin harus ditunda pada pasien yang menderita demam akut parah; Tidak dapat memproteksi meningokokus selain tipe A, C, W-135, Y; tidak dapat menginduksi respons efektif jika diberikan pada subyek dengan respon kekebalan yang terganggu; serokonversi pada anak usia kurang dari 2 tahun adalah rendah; tidak ada data pemberian pada wanita hamil dan menyusui.

Kontraindikasi: 

subyek dengan hipersensitivitas pada komponen vaksin atau pernah menunjukkan hipersensitivitas pada pemberian vaksin sebelumnya.

Efek Samping: 

eritema, indurasi ringan, tenderness atau sakit pada tempat penyuntikan.

Dosis: 

Satu dosis 0,5 mL.