VAKSIN DEMAM KUNING

Vaksin demam kuning berisi virus hidup yang dilemahkan (strain 17D) yang dibiakkan dalam embrio ayam. Imunisasi diindikasikan untuk mereka yang bepergian ke atau hidup di daerah infeksi endemik dan untuk staf laboratorium yang menangani virus atau yang menangani bahan klinis dari kasus yang dicurigai. Bayi di bawah usia 9 bulan hanya diimunisasi bila risiko demam kuning tak terelakkan karena ada sedikit risiko untuk menjadi ensefalitis. Vaksin tidak boleh diberikan kepada mereka dengan gangguan respons kekebalan, atau mereka yang pernah mengalami reaksi anafilaksis terhadap telur; tidak boleh diberikan selama kehamilan (tetapi bila ada risiko paparan yang nyata, perlunya imunisasi melebihi risiko apapun pada janin). Lihat seksi 14.1 untuk kontraindikasi lebih lanjut. Efek samping imunisasi adalah sakit kepala, demam, kelelahan dan kaku yang muncul 4-7 hari setelah imunisasi. Efek samping lain meliputi myalgia, asthenia, lymphadenopathy, gatal-gatal, urtikaria dan reaksi pada tempat penyuntikan. Kekebalan mungkin untuk seumur hidup, tetapi secara resmi dianggap untuk 10 tahun dimulai dari 10 hari setelah imunisasi primer dan untuk 10 tahun berikutnya segera setelah reimunisasi.

Monografi: 

Yellow fever Vaccine

Dosis: 

0,5 mL injeksi subkutan.

Keterangan: 

Suatu suspensi protein embrio ayam yang mengandung virus strain 17D yang dilemahkan.