VAKSIN CAMPAK

Pemberian vaksin campak kepada anak dapat menimbulkan sindrom yang menyerupai campak dan demam kira-kira seminggu setelah vaksinasi. Konvulsi, jarang terjadi. Pernah dilaporkan ensefalitis, namun kejadiannya sangat jarang.

Konvulsi pada bayi lebih jarang berhubungan dengan imunisasi campak dibandingkan dengan kondisi lain yang menyebabkan kejang demam.

Vaksin campak, mumps dan rubella (MMR) dapat digunakan dalam pengendalian wabah campak (lihat vaksin MMR, di bawah).

Monografi: 

Vaksin antigen tunggal

Dosis: 

Vaksin Campak Kering. tiap dosis (0,5 mL) mengandung virus campak hidup yang dilemahkan strain CAM 70 tidak kurang dari 1000 CCID50, vial@20 dosis, vial@10 dosis (K).