RETINOID ORAL

Retinoid isotretionin mengurangi sekresi sebum. Isotretionin, digunakan untuk pengobatan secara sistemik mengatasi jerawat nodulo-cystic dan konglobat, kondisi jerawat yang parah, scarring, jerawat yang tidak merespon pengobatan antibakteri sistemik yang telah diberikan dalam jumlah yang cukup, maupun jerawat yang terkait dengan gangguan psikologis. Isotretionin juga bermanfaat pada wanita yang mengalami jerawat pada usia sekitar 30-40 tahun, di mana munculnya jerawat seringkali tidak dapat diterapi dengan antibakteri. Isotretionin merupakan obat yang sebaiknya diresepkan dan digunakan di bawah pengawasan ahli dermatologi. Isotretionin diberikan selama sekurang-kurangnya 16 minggu; dan biasanya tidak memerlukan penggunaan berulang.

Efek samping isotretionin diantaranya kulit dan membran mukosa yang sangat kering, perdarahan pada hidung, dan nyeri sendi. Isotretionin bersifat teratogenik dan tidak boleh digunakan pada wanita usia subur kecuali apabila menggunakan kontrasepsi yang efektif dan hanya digunakan berdasarkan instruksi dokter. Wanita yang menggunakan isotretionin juga harus terlindungi dengan program pencegah kehamilan.

Meskipun keterkaitan antara penggunaan iso-tretionin dan gangguan kejiwaan (termasuk, keinginan untuk bunuh diri) belum diketahui pasti, adanya risiko tersebut sebaiknya diwaspadai sebelum memulai terapi. Apabila terjadi gangguan kejiwaan tersebut selama pengobatan, penggunaan isotretinin harus dihentikan, informasikan dokter dan dikonsultasikan pada dokter spesialis kejiwaan.