13.5.1 Sediaan untuk Eksim

Eksim dapat disebabkan oleh bermacam-macam sebab, hal ini mempengaruhi cara pengobatannya. Eksim jenis utama adalah iritasi, kontak alergi, atopik, venus dan diskoid; jenis lainnya dapat juga muncul bersamaan. Sedangkan eksim jenis utama pada anak adalah atopik, iritasi dan kontak alergi. Lichenification, akibat penggarukan dan penggosokan, dapat membuat jenis eksim kronis menjadi lebih parah. Eksim atopik adalah jenis eksim yang paling sering dan biasanya berkaitan dengan kulit yang kering demikian juga infeksi dan lichenification. Penanganan eksim menyangkut penghilangan atau penanganan faktor penyebabnya termasuk zat yang bersifat iritan. Alergen yang diketahui atau dicurigai menyebabkan kontak alergi sebaiknya dihindari. Pada beberapa kasus, bahan-bahan yang terdapat dalam sediaan topikal dapat mensensitasi kulit.

Kulit yang kering dan eksim akibat iritasi memerlukan penggunaan emolien secara teratur pada daerah tersebut; emolien ini biasa ditambahkan pada produk sabun mandi. Penggunaan emolien sebaiknya diteruskan meskipun eksim telah membaik atau sediaan kulit lain digunakan.

Kortikosteroid topikal juga diperlukan pada pengobatan eksim; kekuatan kortikosteroid yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan tingkat keparahan dan lokasi eksim. Kortikosteroid ringan biasanya digunakan pada wajah dan daerah lipatan; kortikosteroid kuat biasanya digunakan pada pasien dewasa dengan diskoid atau eksim lichenified atau eksim yang terdapat pada kulit kepala, tubuh, dan bagian tubuh. Pengobatan sebaiknya dikaji secara teratur, terutama jika diperlukan penggunaan kortikosteroid kuat. Perban (yang mengandung iktamol dan seng) kadang digunakan di atas kortikosteroid lokal untuk penanganan eksim pada kaki.

INFEKSI. Infeksi bakteri (yang biasanya disebabkan oleh Staphylococcus aureus dan lebih jarang oleh Streptococcus pyrogenes) dapat memperburuk eksim dan memerlukan pengobatan dengan obat antibakteri topical atau sistemik. Obat-obat antibakteri, terutama asam fusidat, sebaiknya digunakan untuk durasi pendek (biasanya satu minggu) untuk menurunkan risiko resistensi obat atau sensititasi kulit. Eksim yang menyertai diobati secara bersamaan dengan kortikosteroid topikal dengan potensi sedang atau kuat. Eksim dengan infeksi yang menyebar dan kambuhan memerlukan antibakteri sistemik yang efektif terhadap organisme yang menginfeksi. Sediaan kombinasi antiseptik dengan emolien dan dengan emolien sabun mandi juga dapat digunakan; sampo antiseptik dapat digunakan untuk ketombe.

Eksim pada daerah sela jari biasanya melibatkan jamur dan bakteri. Eksim ini paling baik diobati dengan kortikosteroid topikal potensi ringan atau sedang dan obat antimikroba yang sesuai. Infeksi herpes simplek yang menyebar dapat memperburuk eksim dan memerlukan pengobatan dengan obat antivirus.

PENANGANAN JENIS EKSIM YANG LAIN. Lichenification, yang merupakan akibat dari penggarukan yang berulang, awalnya diobati dengan kortikosteroid potensi kuat. Sediaan perban basah yang mengandung pasta iktamol (untuk mengurangi pruritus) dan bahan lain seperti seng oksida dapat digunakan setelah mengoleskan kortikosteroid. Coal tar dan iktamol dapat digunakan untuk beberapa kasus pada eksim kronis. Antihistamin dapat bermanfaat untuk mengurangi rasa gatal pada eksim, biasanya akibat efek sedasinya. Eksim yang menghasilkan eksudat memerlukan kortikosteroid potensi kuat pada awalnya; infeksi juga dapat menyertai dan memerlukan pengobatan tersendiri. Larutan kalium permanganat (1 dalam 10.000) dapat digunakan pada eksim yang menghasilkan eksudat karena efek antiseptik dan astringennya; pengobatan sebaiknya dihentikan ketika eksudat tidak keluar lagi. Eksim parah yang kambuhan, paling baik jika ditangani oleh dokter spesialis; kasus tersebut mungkin memerlukan fototerapi, kortikosteroid sistemik, atau obat lain yang bekerja pada sistem kekebalan tubuh.

DERMATITIS SEBOROIK. Dermatitis seboroik (eksim seboroik) sering dikaitkan dengan infeksi ragi Malassezia dan mempengaruhi kulit kepala, daerah paranasal, dan alis. Sampo efektif terhadap ragi (termasuk sediaan yang mengandung ketokonazol dan coal tar) dan kombinasi dari kortikosteroid ringan dengan antimikroba yang sesuai. Dermatitis seboroik pada bayi terutama mempengaruhi lipatan badan, daerah kulit yang terkena popok dan kulit kepala. Kondisi ini diatasi dengan emolien dan kortikosteroid potensi ringan dengan antimikroba yang sesuai. Dermatitis seboroik pada bayi yang menyerang kulit kepala diatasi dengan hidrasi menggunakan minyak alami dan penggunaan sampo dengan potensi ringan.

Monografi: 

IKTAMOL

Indikasi: 

eksim lichenified kronis.

Efek Samping: 

iritasi kulit.

Penggunaan: 

oleskan 1-3 kali sehari.