13.3.2 Antihistamin

Monografi: 

ANTIHISTAMIN TOPIKAL

Indikasi: 

lihat keterangan di atas.

Peringatan: 

dapat menyebabkan hipersensitivitas; hindarkan pada eksim; fotosensitivitas (difenhidramin); tidak direkomendasikan lebih dari 3 hari.

DOKSEPIN HIDROKLORIDA

Indikasi: 

pengobatan jangka pendek (8 hari) pada pasien yang menderita pruritus sedang sampai berat dengan eksim dermatitis seperti dermatitis atopikal dan lichen simplex chronicus.

Peringatan: 

glaukoma, retensi urin, gangguan fungsi hati berat, mania; hindarkan penggunaan pada area yang luas; kehamilan dan menyusui. Kemampuan mengendarai kendaraan mungkin terganggu oleh efek samping pusing.

Interaksi: 

lihat lampiran 1 (antidepresan, trisiklik).

Kontraindikasi: 

Pasien yang peka terhadap doksepin , pasien yang mendapat pengobatan dengan preparat yang mengandung alkohol, obat-obat penekan syaraf pusat, simetidin. Anak di bawah umur 12 tahun.

Efek Samping: 

mengantuk, rasa terbakar lokal, rasa menyengat, iritasi, ruam, mulut kering dan efek samping sistemik lain yang dilaporkan.

Dosis: 

dioleskan tipis dan merata pada kulit yang diobati 4 kali sehari dengan rentang waktu 3-4 jam. Pengobatan dapat dilanjutkan sampai 8 kali.

KROTAMITON

Indikasi: 

gatal (termasuk gatal akibat skabies) tetapi lihat keterangan di atas.

Peringatan: 

hindarkan penggunaan dekat mata dan kulit terbuka.

Kontraindikasi: 

dermatosis eksudatif akut.

Dosis: 

pruritus, gunakan 2-3 kali sehari ; Anak-anak di bawah 3 tahun gunakan sekali sehari.