12.2 Obat yang Bekerja Pada Hidung

12.2.1    Obat untuk Alergi Nasal
12.2.2    Dekongestan Nasal Topikal
12.2.3    Sediaan untuk Infeksi Nasal

Rinitis sering bersifat self-limiting dan sinusitis yang disebabkan oleh bakteri memerlukan terapi dengan antibakteri (lihat 5.1). Indikasi untuk obat semprot dan obat tetes hanya sedikit, kecuali pada rinitis alergi dan rinitis perennial. Banyak sediaan nasal yang mengandung simpatomimetik dapat merusak silia nasal. Larutan natrium klorida 0,9% dapat digunakan sebagai ”douche” atau ”sniff” pasca pembedahan endonasal.

Polip nasal. Penggunaan jangka pendek dari obat tetes kortikosteroid membantu mengecilkan polip nasal. Agar efektif, obat diteteskan pada pasien dengan posisi kepala dimiringkan ke bawah.

Semprotan nasal yang mengandung kortikosteroid dapat digunakan untuk mengurangi pembengkakan dan juga sebagai terapi awal pada kasus polip dengan ukuran kecil. Penggunaan pada anak. Untuk memberikan obat tetes hidung, baringkan anak dengan wajah menengadah dan leher terlihat, teteskan obat, kemudian anak didudukkan dan kepala dimiringkan ke depan.