Obat Peri–Operatif Okuler

Merupakan sediaan obat mata yang digunakan untuk persiapan operasi mata dan obat yang disuntikan ke dalam chamber anterior pada saat operasi mata. Natrium hialuronat digunakan selama operasi mata. praklonidin, suatu stimulan alpha- adrenoceptor, mengurangi tekanan intra okular melalui pengurangan jumlah cairan mata (aqueos humour). Hanya digunakan untuk pengobatan jangka pendek. Larutan garam fisiologis rutin digunakan pada saat operasi mata.

Monografi: 

ASETILKOLIN KLORIDA

Indikasi: 

pembedahan katarak, keratoplasti, iridektomi, dan pembedahan segmen anterior lainnya yang memerlukan miosis total yang cepat.

NATRIUM DIKLOFENAK

Indikasi: 

inhibisi miosis intraoperatif selama pembedahan katarak (tetapi tidak bersifat midriatik intrinsik); inflamasi pascabedah pada pembedahan katarak; rasa sakit pada epitel kornea yang rusak setelah keratektomi fotorefrakti.

NATRIUM HIALURONAT

Indikasi: 

cairan injeksi digunakan selama prosedur pembedahan mata; tetes mata digunakan untuk menghilangkan rasa terbakar, iritasi, dan ketidaknyamanan akibat kekeringan pada mata dan untuk percepatan perbaikan gangguan permukaan akular mata seperti Sindrom Sjogren dan Sindrom Sisca (mata kering).

Efek Samping: 

gatal, iritasi, hiperemia. Jika efek samping tersebut terjadi, tindakan yang tepat harus dilakukan misalnya penghentian penggunaan. Hipersensistivitas berupa blefaris, dermatitis kelopak mata; terjadi juga konjungtivitis, lesi kornea seperti keratitis superfisial difus; lebih jarang terjadi: discharge mata.

Penggunaan: 

Tetes mata: satu tetes setiap kali pemakaian, 5-6 kali sehari. Dosis dapat disesuaikan dengan gejala yang dirasakan pasien.

Keterangan: 

Polimer viskoelastik biasanya terdapat dalam cairan aqueus dan vitreous.