10.1.5 Golongan Lain

Monografi: 

DIASEREIN

Indikasi: 

menghilangkan gejala pada pengobatan jangka panjang osteoartritis.

Peringatan: 

insufisiensi ginjal, defisiensi nutrisi berat, konsumsi diacerein pada saat puasa atau bila makanan yang dikonsumsi sebelum minum obat jumlahnya sangat sedikit.

Interaksi: 

obat-obat yang memodifikasi intestinal transit dan atau kualitas isi usus (misalnya fibrat dengan dosis berlebih), produk yang mengandung aluminium hidroksida dan atau magnesium hidroksida, antibiotika dan atau kemoterapi.

Kontraindikasi: 

riwayat hipersensitif terhadap derivat antrakuinon, terapi antibiotika, riwayat gangguan enterokolik terutama irritable colon, insufisiensi ginjal atau hati berat, penggunaan pada anak-anak, kehamilan, menyusui, obstruksi usus atau pseudo-obstruction, penyakit inflamasi usus (tukak kolik, penyakit Crohn), penggunaan bersama dengan laksatif.

Efek Samping: 

accelerated intestinal transit, diare, nyeri epigastrik, warna kuningpada urin lebih intens, efek pada kulit dan jaringan subkutan, pruritus, eksim dan erupsi perkutan.

Dosis: 

Oral, dosis lazim, satu kapsul dua kali sehari bersama dengan makan untuk penggunaan jangka panjang (tidak kurang dari 6 bulan).
Karena diaserein dapat menyebabkan acceleration intestinal transit time, selama dua minggu pertama pengobatan, disarankan pengobatan dimulai dengan pemberian satu kapsul per hari selama 4 minggu bersama dengan makan malam.
Setelah pasien dapat menyesuaikan diri dengan pengobatan, dosis dinaikkan menjadi dua kapsul per hari, bersama dengan makanan.