1.6.3 Pelunak Feses

Parafin cair (pelicin klasik) menunjukkan beberapa risiko penggunaan (lihat di bawah). Pencahar pembentuk masa feses (lihat 1.6.1) dan zat pembasah surfaktan non-ionik seperti natrium dokusat (lihat 1.6.2) juga bersifat melunakkan feses. Obat-obat semacam itu bermanfaat pada pemberian secara oral untuk prosedur hemoroid dan fisura. Gliserol (lihat 1.6.2) digunakan secara rektal.

Enema yang mengandung minyak kacang melumas dan melunakkan feses serta meningkatkan gerakan usus.

Monografi: 

PARAFIN CAIR

Indikasi: 

konstipasi

Peringatan: 

hindari penggunaan jangka panjang

Kontraindikasi: 

anak usia di bawah 3 tahun.

Efek Samping: 

tirisan (rembesan) anal parafin menyebabkan iritasi anal setelah penggunaan jangka panjang, reaksi granulomatosa disebabkan oleh absorpsi sedikit parafin cair (terutama dari emulsi), pnemonia lipoid dan gangguan absorpsi vitamin-vitamin larut lemak.

Dosis: 

10 mL pada malam hari bila perlu
Saran: tidak boleh digunakan sebelum tidur