1.3.2 Kelator dan Senyawa Kompleks

Trikalium disitratobismutat adalah suatu kelat bismut yang efektif dalam mengatasi tukak lambung dan duodenum. Peran trikalium disitratobismutat pada regimen eradikasi Helicobacter pylori pada pasien yang tidak respons terhadap regimen lini pertama dapat dilihat pada bagian 1.3

Ranitidin bismut sitrat digunakan dalam pengobatan tukak lambung dan duodenum, dan dalam kombinasi dengan dua antibakteri untuk eradikasi H. pylori (bagian 1.3).

Sukralfat melindungi mukosa dari asam-pepsin pada tukak lambung dan duodenum. Sukralfat merupakan kompleks aluminium hidroksida dan sukrosa sulfat yang efeknya sebagai antasida minimal. Obat ini sebaiknya digunakan secara hati-hati pada pasien yang dirawat secara intensif (Penting: dilaporkan adanya pembentukan bezoar). Sukralfat tidak dianjurkan digunakan pada anak di bawah usia 15 tahun.

Monografi: 

SUKRALFAT

Indikasi: 

tukak lambung dan tukak duodenum

Peringatan: 

gangguan ginjal (hindari bila berat); kehamilan dan menyusui; pemberian sukralfat dan nutrisi enteral harus berjarak 1 jam

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (sukralfat)
PEMBENTUKAN BEZOAR. Adanya laporan mengenai pembentukan bezoar pada penggunaan sukralfat. Oleh sebab itu penggunaan sukralfat harus berhati-hati pada pasien dengan penyakit yang serius, terutama jika secara bersamaan juga mendapat nutrisi enteral atau pasien mengalami gangguan pengosongan lambung.

Efek Samping: 

konstipasi, diare, mual, gangguan pencernaan, gangguan lambung, mulut kering, ruam, reaksi hipersensitifitas, nyeri punggung, pusing, sakit kepala, vertigo, dan mengantuk, pembentukan bezoar (lihat keterangan di atas).

Dosis: 

tukak lambung dan duodenum serta gastritis kronis, 2 g 2 kali sehari (pagi dan sebelum tidur malam) atau 1 g 4 kali sehari 1 jam sebelum makan dan sebelum tidur malam, diberikan selama 4-6 minggu atau pada kasus yang resisten, bisa hingga 12 minggu; maksimal 8 g sehari; Profilaksis tukak akibat stres (suspensi), 1 g 6 kali sehari (maksimal 8 g sehari). Anak di bawah 15 tahun, tidak dianjurkan.

Saran: tablet dapat dilarutkan dalam 10-15 mL air, antasida tidak boleh diberikan setengah jam sebelum atau sesudah pemberian sukralfat.

TRIKALIUM DISITRATOBISMUTAT (KHELAT BISMUT)

Indikasi: 

tukak lambung dan tukak duodenum ringan; lihat juga infeksi Helicobacter pylori (bagian 1.3)

Peringatan: 

lihat keterangan di atas;

Interaksi: 

Lampiran 1 (trikalium disitratobismutat)

Kontraindikasi: 

gangguan ginjal parah, kehamilan

Efek Samping: 

dapat membuat lidah berwarna gelap dan feses kehitaman; mual dan muntah.

Dosis: 

2 tablet 2 kali sehari atau 1 tablet 4 kali sehari; diminum selama 28 hari selanjutnya 28 hari lagi jika diperlukan. Anak tidak direkomendasikan.

Konseling. Ditelan dengan setengah gelas air; dua kali sehari diminum 30 menit sebelum makan pagi dan 30 menit sebelum makan malam; empat kali sehari harus diminum sebagai berikut; dosis pertama diminum 30 menit sebelum sarapan, dosis berikutnya pada makan siang dan makan malam, dan dosis terakhir diberikan 2 jam setelah makan malam: Jangan diberikan bersamaan dengan susu; jangan minum antasid setengah jam sebelum dan sesudah minum obat ini; dapat membuat lidah berwarna gelap dan feses kehitaman.